Isra Mi’raj 1447 H, Momentum Transformasi Diri dan Pembentukan Akhlak Mulia
Tangerang, (15/01)-SMPIT Dauroh melaksanakan kegiatan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad pada hari Rabu, 14 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan dengan penuh khidmat dan antusias.
Mengusung tema “Transformasi Diri Menuju Pribadi yang Disiplin dalam Ibadah dan Berakhlak Mulia”, kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai spiritual serta membangun karakter peserta didik agar semakin dekat dengan Allah dan meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sambutannya, Kepala SMPIT Dauroh, Herman Mulyana, menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum penting untuk muhasabah dan perbaikan diri. Beliau menegaskan bahwa shalat sebagai perintah utama dalam peristiwa Isra Mi’raj harus menjadi pusat pembinaan karakter peserta didik. Melalui kedisiplinan dalam ibadah, diharapkan akan tumbuh akhlak mulia, tanggung jawab, serta sikap amanah dalam kehidupan sehari-hari. Kepala sekolah juga mengajak seluruh siswa untuk menjadikan Rasulullah sebagai teladan utama dalam bersikap, berucap, dan bertindak, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Selanjutnya adalah penampilan nasyid yang dibawakan oleh Nada dan Nizham. Lantunan nasyid bernuansa Islami tersebut berhasil menciptakan suasana religius dan menambah kekhusyukan dalam rangkaian kegiatan.
Puncak acara diisi dengan ceramah yang disampaikan oleh Muhammad Iskandar Zulkarnain Al Hafidz, yang lebih dikenal dengan nama Ki Shogir Bogor, selaku Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Al-Iskandariyyah. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan hikmah peristiwa Isra Mi’raj, khususnya tentang pentingnya menjaga shalat sebagai fondasi kedisiplinan ibadah serta membentuk akhlak mulia dalam kehidupan pribadi, keluarga, dan masyarakat.
"Shalat dan Al-Qur’an menjadi cahaya penuntun dalam setiap langkah, membentuk pribadi yang dekat dengan Allah dan berakhlak mulia," ujar narasumber.
Kegiatan selanjutnya adalah penampilan drama tentang taubat seorang hamba yang dipersembahkan oleh anak-anak OSIS, yang menggambarkan perjalanan spiritual dalam kembali kepada Allah serta pentingnya memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa SMPIT Daerah dapat mengambil pelajaran berharga dari peristiwa Isra Mi’raj dan mampu melakukan transformasi diri menjadi pribadi yang lebih disiplin dalam beribadah serta berakhlak mulia.